Masalah & Curhatan yang Aneh plus Gugatannya Terhadap Keadilan
An edition of Masalah & Curhatan yang Aneh plus Gugatannya Terhadap Keadilan (2024)
By
Publish Date
13 October 2024
Publisher
amateur writer
Language
-
Pages
-
Description:
Buku ini, sebenarnya, menceritakan pengalaman penulis dalam menyelami beberapa kasus (orang lain) yang banyak mempertanyakan (berdasarkan pengalaman, ujian, ketidak-nyamanan, kejengkelan, kerugian, dan kemarahan masing-masing) apakah Tuhan itu adil, apakah dunia itu adil, dan/atau apakah cinta itu adil. Dari penyelaman masalah ini, penulis berpendapat bahwa kita: (1) perlu membuat (beberapa) atau memahami definisi apa itu adil dan/atau keadilan yang sesuai dengan konteks atau masalah yang sedang dihadapi, (2) selain itu, kita juga perlu mengenali dan memahami "aturan main" (yang terkait dengan kasusnya) untuk membedah kasusnya (masalahnya) hingga dapat memutuskan apakah kondisinya sudah adil atau tidak. Tetapi, setelah direnungkan (pada bahasan akhir), saya menyadari bahwa: (1) alam semesta ini sudah adil sejak di awalnya (keadilan berjalan secara otomatis); (2) keadilan mulai sering diperbincangkan justru ketika manusia mulai hadir di muka bumi ini; (3) dengan kehadiran manusia, justru banyak kasus (masalah) dimana keadilan justru harus diperjuangkan (tidak berjalan secara otomatis); (4) Tuhan itu maha adil, bahkan lebih dari itu (dengan rahmatnya, Tuhan itu jauh di atas adil); (5) berkaitan dengan keadilan Tuhan, siapa pun tidak berhak untuk menuntutnya secara sembarangan atau menafsirkannya tanpa ilmu (pemahaman yang memadai) dan/atau tanpa menjalankan apa saja yang menjadi "aturan main-Nya"; (6) keadilan Tuhan sudah mulai berjalan sejak di muka bumi ini (sebagian besar kasus telah selesai [adil] sejak di dunia ini), meskipun demikian Tuhan telah mendelegasikan tugas-tugas terkait proses pendirian keadilan itu kepada manusia itu sendiri (petugas-petugas keadilan, keamanan, dan lain sejenisnya). Dengan demikian, pada sebagian kasus dimana masih terindikasi adanya peristiwa ketidak-adilan, jangan salahkan Tuhan. Perhatikan, siapa yang telah berbuat, dan manusia telah diperintahkan untuk mengadilinya dengan kemampuan yang terbaiknya; (7) tentu saja akhirnya keadilan nampak bertingkat (sebagian pihak masih merasa belum terpuaskan). Jika kasusnya memang belum juga dianggap selesai dan dianggap adil di dunia ini, maka Tuhan sendiri yang akan mengadilinya nanti setelah dunia ini berakhir. Oleh sebab itu, keberadaan hari akhirat adalah sangat logis. Agama Islam menyatakan hal ini merupakan bagian dari rukun Iman. Jadi, bacalah buku gratis ini sampai akhir hingga tidak terjadi salah pengertian. Memang, buku ini masih jauh dari sempurna.
subjects: Fair, justice, humanity, God, mercy, delegation, rules of the game, love, world, definition, understanding
People: people